Al Uswah Digital
Rencana satu aplikasi sekolah untuk sebelas unit pendidikan — dari daycare sampai ma'had.
Sebelas unit, jenjang yang sangat berbeda
Yang sekarang masih manual dan tersebar
Kertas & rekap tangan
Absensi, izin sakit, poin pelanggaran, dan tunjangan kehadiran guru dihitung ulang tiap bulan.
Grup WhatsApp
Pengumuman tenggelam, tidak tahu siapa yang sudah membaca, data siswa beredar di chat.
SPP tanpa jejak otomatis
Pembayaran dicocokkan manual, wali tidak bisa cek tagihan sendiri.
Wali tidak melihat perkembangan
Nilai, ibadah, dan kesehatan anak baru diketahui saat raport dibagikan.
Tiap unit berjalan sendiri
Yayasan tidak punya gambaran lintas unit dalam satu layar.
Kakak-adik beda unit
Satu keluarga berurusan dengan beberapa sekolah secara terpisah.
Satu platform, sebelas unit, satu keluarga
Satu aplikasi untuk semua unit
Bukan sebelas salinan. Tambah unit cukup dengan data baru; perbaikan sekali berlaku untuk semua.
Satu akun wali, banyak anak
Wali dengan anak di TK, SD, dan SMP cukup memasang satu aplikasi dan login sekali.
Satu identitas siswa seumur sekolah
Naik dari TKIT ke SDIT ke SMPIT tanpa input ulang. Riwayatnya utuh.
Bagaimana semuanya tersambung
Setiap orang hanya melihat yang menjadi tugasnya
Wali murid
Semua anaknya lintas unit: kehadiran, SPP, nilai, ibadah, kesehatan, izin.
Siswa
Data miliknya sendiri; isi raport ibadah. TK & daycare tanpa akun — lewat wali.
Guru & wali kelas
Kelas yang diampu, nilai, rekap harian, persetujuan izin.
Kesiswaan
Poin pelanggaran & apresiasi, tindak lanjut.
Bendahara
Tagihan, pembayaran, rekonsiliasi SPP unitnya.
Petugas UKS
Input tinggi, berat, tensi bulanan.
Admin unit & kurikulum
Data siswa, kelas, jadwal, konten landing page.
Yayasan
Rekap dan perbandingan lintas unit.
Login memakai username dari sistem, bukan email — jadi tidak bergantung pada domain email yang belum final.
Absensi RFID yang langsung sampai ke orang tua
Wali ajukan izin/sakit dari HP + foto surat dokter → wali kelas setujui → status absensi berubah sendiri.
Blokir kartu lama, terbitkan kartu baru, absen manual sementara oleh petugas.
Kartu yang sama dipakai untuk peminjaman buku.
Membiasakan ibadah, bersama orang tua
| Jenjang | Yang mengisi | Verifikasi |
|---|---|---|
| TK | Orang tua | Otomatis |
| SD | Siswa atau orang tua | Orang tua (otomatis jika ortu yang isi) |
| SMP ke atas | Siswa | Orang tua, mingguan |
- Dicatat: sholat 5 waktu, dhuha, tahajud, puasa Senin–Kamis, tilawah (target juz/halaman).
- Verifikasi mingguan, bukan harian — realistis bagi orang tua.
- Ibadah di sekolah (Dzuhur/Ashar berjamaah) dicatat guru, terpisah dari ibadah di rumah.
- Status berhalangan untuk siswi: tidak dihitung bolong dan tidak tampil di rekap kelas.
- Tanpa ranking antar siswa — yang ditampilkan capaian pribadi terhadap target.
- Mode musiman: Ramadhan & liburan, seperti buku pondok Ramadhan.
SPP lewat Virtual Account bank
Kerja sama bank
Bank Jatim atau BNI. Aplikasi dirancang agar bank atau payment gateway bisa diganti tanpa membongkar modul SPP.
Tagihan gabungan
Kakak-adik di beberapa unit bisa dilihat — dan dibayar — dari satu akun wali.
Profil anak, bukan daftar kesalahan
Poin pelanggaran & apresiasi
- Tata tertib per unit, poin terakumulasi, tahapan tindak lanjut.
- Poin apresiasi — membantu teman, imam sholat, prestasi — agar yang tampil ke wali adalah profil utuh.
- Wali diberi tahu; setiap perubahan tercatat siapa dan kapan.
Indeks kesehatan
- Tinggi, berat, tensi siswa & guru — diisi petugas UKS tiap bulan.
- Tampil sebagai grafik tren; untuk anak ditambah kurva pertumbuhan sesuai umur.
- Hanya bisa dilihat oleh UKS, wali kelas, siswa, dan orang tuanya.
Yang membuatnya milik sekolah Islam, bukan template umum
Tahfidz
Setoran hafalan, murojaah, penilaian tajwid & kelancaran, rapor tahfidz. Modul inti untuk MATIQ & Ma'had.
Asrama
Kamar & musyrif, izin keluar/pulang, jadwal kunjungan wali, kesehatan santri.
Adab & karakter
Apresiasi berdampingan dengan tata tertib.
Jadwal sholat & hijriah
Sesuai lokasi unit, tampil di aplikasi.
Sebelas unit dalam satu layar, dan web yang bisa diurus sendiri
Dashboard yayasan
- Bandingkan kehadiran, tunggakan SPP, jumlah siswa, tren kesehatan antar unit.
- Mutasi siswa antar unit tanpa input ulang.
- Ekspor ke Dapodik / EMIS agar operator tidak input dua kali.
Web yayasan + CMS sendiri
- Landing page tiap unit di aluswahbanyuwangi.com.
- Staf mengubah berita, banner, agenda, galeri tanpa developer.
- Alur draf → pratinjau → terbit/jadwalkan; riwayat revisi.
- Admin unit hanya bisa mengedit halaman unitnya.
Data anak dijaga sesuai UU Pelindungan Data Pribadi
Data dipakai agar siswa dan orang tua memantau perkembangan masing-masing — tidak dijual, tidak untuk iklan.
Orang tua menyetujui pemrosesan data anak saat aktivasi akun, dan bisa menariknya.
Tiap peran hanya melihat data tugasnya; data unit lain tidak bisa dibuka.
Data kesehatan & data sensitif disimpan terenkripsi; cadangan harian terenkripsi di luar server.
Setiap perubahan nilai, poin, SPP — dan setiap akses data kesehatan — tercatat.
Pemberitahuan tertulis ke yang terdampak paling lambat 3×24 jam, sesuai UU PDP.
Sederhana, hemat, bisa dirawat
Aplikasi HP berbasis web (PWA)
- Satu aplikasi untuk Android, iPhone, dan laptop.
- Tanpa Play Store / App Store — perbaikan langsung sampai ke semua pengguna.
- Notifikasi push + email. WhatsApp dipertimbangkan kemudian.
Server & perawatan
- Laravel + MySQL — sama dengan sistem yang sudah dikelola, jadi mudah dirawat.
- Satu VPS di Indonesia (±4 vCPU / 8 GB) cukup untuk 11 unit.
- Cadangan harian otomatis + uji pemulihan rutin.
- Pemantauan 24 jam: server, error, reader RFID mati, cadangan gagal — alarm ke tim IT.
Dibangun sampai matang, diuji di satu unit, lalu diperluas
- Finalisasi rancangan data
- Kajian integrasi RFID
- Pengumpulan data siswa
- Akun, peran, keluarga
- Absensi + notifikasi
- Izin digital, pengumuman
- Web yayasan + CMS
- Semester genap
- Pelatihan operator
- Umpan balik mingguan
- SPP via VA
- Poin & apresiasi
- Raport ibadah, kesehatan
- Perpustakaan, dashboard yayasan
- Tahun ajaran baru
- Kenaikan kelas di sistem
- Lalu: tahfidz, asrama, PPDB terpusat
Jika pilot Januari belum siap, cadangannya Juli 2027. PPDB terpusat ditunda satu siklus agar fondasinya matang dulu.
Yang kami butuhkan dari yayasan & sekolah
Konfirmasi e-Rapor / RDM
Apakah unit wajib memakai e-Rapor resmi (SD/SMP) atau RDM Kemenag (MA)? Menentukan seberapa besar modul raport akademik.
Detail sistem RFID
Merek reader, tempat data tersimpan, ketersediaan API/ekspor, dan apakah kartu sudah terpasang ke nama siswa & guru.
Unit pilot
Usulan: SDIT Al Uswah 1 atau SMPIT — datanya paling lengkap.
Data siswa, wali, guru
Dari Dapodik / data sekolah, termasuk hubungan kakak-adik lintas unit.
Penanggung jawab data
Satu PIC pelindungan data di yayasan, dicantumkan di kebijakan privasi.
Champion IT tiap unit
Dilatih lebih dulu; menjadi rujukan pertama guru & operator.
Yang sengaja belum dikerjakan
Chat internal
Mahal dan sulit dimoderasi; wali tetap memakai WA.
Kantin cashless
Kartu siap untuk itu, tapi belum sekarang.
Aplikasi native
PWA cukup; dipertimbangkan hanya jika ada kendala nyata.
AI / chatbot
Belum menyelesaikan masalah nyata saat ini.
Lebih baik sedikit fitur yang benar-benar dipakai setiap hari daripada banyak fitur yang ditinggalkan setelah satu semester.
Aplikasi dipakai setiap hari, bukan sekadar terpasang
wali aktif setiap minggu
buku absensi kertas di unit pilot
rekap harian wali kelas & yayasan
Jazakumullahu khairan